Karangan ini berisi gambaran mengenai suatu hal/keadaan sehingga pembaca seolah-olah melihat, mendengar, atau merasakan hal tersebut.
Karangan deskripsi memiliki ciri-ciri seperti:
Menggambarkan atau melukiskan sesuatu.
Penggambaran tersebut dilakukan sejelas-jelasnya dengan melibatkan kesan indera.
Membuat pembaca atau pendengar merasakan sendiri atau mengalami sendiri.
CIRI-CIRI KARANGAN EKSPOSISI
Paragraf eksposisi adalah paragraf yang bertujuan untuk memaparkan, menjelaskan, menyampaikan informasi, mengajarkan, dan menerangkan sesuatu tanpa disertai ajakan atau desakan agar pembaca menerima atau mengikutinya.
Ciri-ciri paragraf eksposisi:
a. Memaparkan definisi (pengertian)
b. Memaparkan langkah-langkah, metode, atau cara melaksanakan suatu kegiatan.
CIRI-CIRI KARANGAN ARGUMENTASI
Karangan argumentasi adalah jenis paragraf yang mengungkapkan ide, gagasan, atau pendapat penulis dengan disertai bukti dan fakta (benar-benar terjadi).
Tujuannya adalah agar pembaca yakin bahwa ide, gagasan, atau pendapat tersebut adalah benar dan terbukti.
Ciri-ciri karangan argumentasi:
Menjelaskan pendapat agar pembaca yakin. Memerlukan fakta untuk pembuktian berupa gambar/grafik, dan lain-lain. Menggali sumber ide dari pengamatan, pengalaman, dan penelitian. Penutup berisi kesimpulan.
Dari luar, kampus UNS Kentingan tampak sunyi di malam hari. Namun di dalamnya, masih ada kehidupan yang berdenyut selama 24 jam.
Jika ada suara manusia bernyanyi, berteriak, berpuisi atau terlihat ada sekelompok anak muda duduk melingkar berdiskusi di malam hari, itu sudah biasa. Namun, mereka adalah minoritas di antara suara ratusan binatang malam. Di antara para mahasiswa UNS, mereka juga minoritas karena kebanyakan mahasiswa lebih suka berdiam diri di kos atau mencari keramaian di tempat lain. Umumnya, mahasiswa yang aktif di berbagai unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang mau menghidupkan malam di kampus.
Sudut timur utara kampus yang dipenuhi pepohonan ini memang jauh lebih ramai dari pada sekitarnya. Berbeda dengan titik-titik kampus lainnya, di sana, siapa pun bisa dengan mudah menemukan mahasiswa meskipun malam sudah cukup larut. Di luar itu, paling-paling hanya ada mahasiswa yang memanfaatkan fasilitas hotspot internet.
“Dulu memang masih berada di fakultas masing-masing, sekarang semuanya sudah dipusatkan di Grha UKM,” kataTyas Sri Utami, aktivis yang juga menjabat sebagai ketua Teater Peron UNS .
Tyas dan komunitasnya juga tak sendirian. Ada sejumlah ruang UKM lain yang hidup 24 jam di dalam kampus. Memang tak semua anggota komunitas UKM selalu berada di kampus saat malam hari. Jika tak ada agenda penting, hanya sebagian yang menjaga sekretariat 24 jam.
“Tetap ada yang menjaga dan tidur di dalam, hanya cowok,” lanjut Tyas.
Tradisi yang sudah berusia puluhan tahun tersebut kini sudah mulai terusik. Dalam beberapa tahun terakhir, pengelola universitas berupaya menertibkan keberadaan mereka, khususnya yang beraktivitas malam di dalam kampus. Menurut Tyas, pimpinan UNS sempat mengeluarkan aturan baru di lingkungan UKM yang berisi sejumlah pembatasan termasuk jam malam.
Pemberlakuan aturan tersebut masih terus menjadi kontroversi di kalangan aktivis UKM. Umumnya mereka tidak setuju pembatasan aktivitas malam. “Kami mencoba meminta pengertian pada pihak fakultas bahwa teater itu tidak bisa dibatasi waktunya,” ujar mahasiswi yang hampir lulus ini.
Bagi komunitas teater kampus, ketidaksetujuan tersebut memang beralasan. Bukan hanya beraktivitas di malam hari, mereka juga harus berlama-lama di kampus untuk karantina saat menjelang pentas. “Proses seperti ini bisa sampai pukul 04.00 WIB atau 05.00 WIB, bagaimana bisa dibatasi?”
Tak seramai dulu
Di bagian barat Solo, kondisinya tak jauh berbeda. Di balik kegelapan malam kampus UMS Pabelan, masih ada ruang-ruang yang terus terjaga sepanjang malam meski tak begitu terlihat. Beberapa fakultas tertentu memang sudah terlihat sepi sejak senja tiba. Namun di beberapa sudut gedung fakultas besar, kehidupan malam biasanya terus berlanjut hingga malam, termasuk di Griya Mahasiswa UMS.
“Masih ada orang setiap malam. Tapi karena ini hari Minggu, jadi tidak banyak orang,” kata M Ilham, aktivis pencinta alam yang telah bertahun-tahun tinggal di kampus.
Pemuda ini masih ingat saat kompleks kegiatan UKM UMS tersebut sedang jaya-jayanya beberapa tahun lalu. Hingga 2006, dia masih bisa merasakan kampus yang benar-benar dinamis. Saat itu, hampir setiap ruang UKM dipenuhi mahasiswa dengan kesibukan masing-masing. Masih sering terdengar pula digelar diskusi-diskusi di pendapa yang menjadi ruang publik. Di sudut-sudut lain kampus, kompleks kegiatan mahasiswa di beberapa fakultas juga terus menunjukkan denyut nadinya hampir setiap malam.
Karena itu, saat muncul aturan tentang pembatasan aktivitas malam beberapa tahun lalu, sejumlah kelompok mahasiswa sempat menolaknya. Namun, penolakan itu tak berarti apa-apa saat pihak kampus dengan paksa menghentikan aktivitas malam di ruang-ruang UKM.
“Itu dulu, sekarang sudah tidak seketat itu. Jadi masih ada keramaian meskipun tidak seramai yang dulu-dulu,” lanjutnya.
Kini, kehidupan malam di kampus lebih banyak diwarnai oleh anak-anak muda yang memanfaatkan fasilitas hotspot gratis. Mereka menjinjing laptop dan duduk di emperan gedung atau kursi taman. Ada yang sendirian, ada pula yang berpasangan. Sebagian mereka bertahan hingga larut malam bahkan terkadang tidur di kampus bagi yang punya basecamp di sana.
“Yang meramaikan kampus sekarang ya mereka yang hotspotan (pemakai hotspot-red). Di tempat lain kini semakin sepi,” ujar Bani, mahasiswa FKIP tingkat akhir yang terkadang ikut memanfaatkan fasilitas itu.
Mmenurut Wakil Rektor III UMS, Absori, pihak universitas sejak lama melarang aktivitas mahasiswa sepanjang malam. Waktu maksimal yang diperbolehkan di kampus hanya sampai pukul 22.00 WIB.
“Jam malam sebenarnya sudah ada dari dulu. Lebih dari pukul 22.00 WIB, semuanya harus meninggalkan kampus. Tapi kalau ada kegiatan, harus ada izin terlebih dulu,” ungkap Absori.
Absori mengakui masih ada mahasiswa yang masih sering tidur di kampus. Menurutnya, seharusnya tetap ada sanksi bila terjadi masalah di kemudian hari. Pembatasan jam malam di kampus sudah berlangsung lama berdasarkan surat keputusan Rektor.
Absori mengakui tidak ada sanksi akademik terkait aktivitas di dalam kampus lebih dari pukul 22.00 WIB. Hal inilah yang menurutnya membuat aturan ini sering disepelekan. “Memang tidak ada sanksi. Tapi kalau terbukti ada yang melakukan tindak asusila atau kriminal, baru ada sanksi akademik.” - Oleh : Adib Muttaqin Asfar
Cinta tak ubahnya sebuah pohon yang selalu berhadapan dgn musim. Mulai musim semi hingga musim gugur. Ada saja serangkaian peristiwa di dalamnya. Suka duka tak dapat dielakkan. Cinta juga tak ubahnya seperti sebuah barang, butuh perawatan. Lalu, perawatan apa aja yang perlu kita perhatikan agar cinta kita tak terkikis oleh musim gugur? Susah-susah gampang, teorinya mudah n semua orang pasti mengetahuinya tp sulitnya minta ampun kalau udah berhadapan dengan musim itu. Hmmm, pinter2 aja nyirami biar cinta tak kekurangan air n nutrisi (sebelum meranggas dimakan musim n usia),.... hahahhhaaaaaaaaaaa lebay. coba qt simak beberapa mutiara cinta yg mungkin akan memberikan qt sedikit pengertian all about cinta.
Lemparkan seorang yang bahagia dalam bercinta kedalam laut, pasti ia akan membawa seekor ikan. Lemparkan pula seorang yang gagal dalam bercinta ke dalam gudang roti, pasti ia akan mati kelaparan.
Seandainya kamu dapat berbicara dalam semua bahasa manusia dan alam, tetapi tidak mempunyai perasaan cinta dan kasih, dirimu tak ubah seperti gong yang bergaung atau sekedar canang yang gemericing.
Cinta adalah keabadian ... dan kenangan adalah hal terindah yang pernah dimiliki. Siapapun pandai menghayati cinta, tapi tak seorangpun pandai menilai cinta karena cinta bukanlah suatu objek yang bisa dilihat oleh kasat mata, sebaliknya cinta hanya dapat dirasakan melalui hati dan perasaan.
Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dahsyatnya cinta.
Cinta sebenarnya adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan didalam dirinya.
Kamu tidak akan pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. Namun apabila sampai saatnya itu,raihlah dengan kedua tanganmu dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya.
Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut kemulut tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya.
Bercinta memang mudah, untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.
ternyata begitu suci n abstraknya cinta, so butuh perawatan yg bisa dibilang abstrak jg. dalam brcinta, bahan apa aj saja sih yg mutlak qt butuhkan:
visi n misi
keyakinan untuk saling bersama
kepercayaan
keterbukaan
keterikatan rasa saling memiliki
kasih sayang n rasa cinta itu sendiri
perawatan n harmonisasi
hahhaha, apa lg y.... bingung ndiri, hehhehe. biarkan saja cinta yg berbicara, qt ckup jd aktor aj (Romeo n Juliet) cie cieeeeee.....
Pusing?? banyak masalah?? waduw, kadang bisa ninggalin strezz n depresi (lebay, hahhaa)... ga usah khawatir, pusing bisa aja jd sajian lezat tiap hari, woww... (emang nikmat terasa). Trus gimana caranya biar pusing bisa jd sajian lezat? Bukan hal yang mustahil, tinggal pinter2 aj qt mengelola n mengatur segala hal yang bikin qt pusing jd enjoy abiezz, caranya:
nawaitu bismillah
bikin prioritas, artinya kadang qt dipusingkan dgn pilihan. biar g pusing, tentukan prioritas dgn berbagai skala n sudut pandang, ambil yang kiranya menurut kamu paling penting.
jangan pernah berlari, apapun yg ada di hadapanmu anggap saja sebagai sebuah sajian yang enek dilahap, nikmati n jalani dg ikhlas n sepenuh hati
jangan mengeluh,
positif thinking, yakin kita bisa
tanamkan pengertian kita tak pernah sendiri
laksanakan
sesekali refresh bila diperlukan n jangan sesekali ada niat melalaikan
pasang senyum
jgn lupa ucap hamdallah
selamat mencoba, yg penting nawaitu bismillah, berdoa n berusaha, masalah hasil qt serahkan pd yg Kuasa... jgn lupa ucap hamdallah... okey.... we can... without pusing qt bisa....