Minggu, 10 April 2011

Yo yo yo Olah Vokal yo....

Olah Vokal
Oleh Tyas Sri Utami

Hay teman or sobat yang punya hoby nyanyi atau bermain drama tentu sering menemui kendala dalam teknik bernapas atau seenggaknya masih sulit menentukan kapan ya kita harus bernapas tanpa harus mengganggu proses bernyanyi atau dialog. Hmmm, terlebih dahulu perlu kita kenal pernapasan apa sih yang biasa digunakan untuk nyanyi atau bermain drama.Pernapasan terdiri dari dua yaitu pernapasan dada dan pernapasan perut.

Rabu, 06 April 2011

Belajar Teater

BELAJAR TEATER YUKS YUKS YUKZ



DRAMA??? TEATER??? Apaan sie? Pgin tau, belajar bareng yuk...
Ngomong2 drama, drama dapat kita artikan sebagai:
• Drama berarti perbuatan, tindakan. Berasal dari bahasa Yunani “draomai" yang berarti berbuat, berlaku, bertindak dan sebagainya.
• Drama adalah hidup yang dilukiskan dengan gerak
• Konflik dari sifat manusia merupakan sumber pokok drama
• Drama sesuai ari dalam kamus besar bahasa Indonesia n Sen 1 cerita (sandiwara, film) yg mengharukan; 2 kejadian yg menyedihkan; 3 lakon (komedi, tragedi, dsb) yg dipentaskan; sandiwara.

Senin, 04 April 2011

Pengertian Homonim

Apa itu homonim?????
(Tyas Sri Utami)

Sering ya kita mendengar istilah homonim, lebih-lebih dalam pelajaran bahasa Indonesia. homonim sudah bukan merupakan kata yang asing bagi telinga kita. lalu, apa homonim itu??? 
Kata homonim berasal dari bahasa Yunani kuno yaitu anoma yang berarti nama dan homo yang berarti sama. Secara semantik, Verhaar (1978) memberi definisi homonim sebagai ungkapan (berupa kata, frase, kalimat) yang bentuknya sama dengan ungkapan lain tetapi maknanya tidak sama.

Minggu, 03 April 2011

puisi_hujan

Hujan
(Tyas Sri Utami)

Hujan berhentilah sejenak, pintaku
Elok rintikmu semakin menyiksaku
Menyisakan panas dalam kalbuku
Kau membuatku cemburu
Dengan hadir dan sapamu

Oh...
Tak ada sapa
Menuntutku untuk bicara
Tapi hanya diam dalam kata
Tanganku tak henti menuliskan
Siapa, siapa, siapa, dan untuk apa?

Dalam keheningan ini
Aku ingin menjadi perupa
Melukiskan laju kehidupan ini
Melaju dalam pelayaran esok
Lagi-lagi aku terhenti
Tak tentu kaki menapak
Apa yang akan kulukiskan di sana
Apakah dia atau perjalanku sendiri

puisi_mawarku

Mawarku
(Tyas Sri Utami)

Sayup sapamu terdengar
Waktu tak jua beranjak mengantarku
Ke pelabuhan asaku
Ku masih di sini
Mawar pemberianmu masih jua dalam genggamanku
Tak secantik saat kau petik untukku
Warna dan kelopaknya tak lagi merona
Gugur satu per satu

Hmmm....
Aku selalu terkekeh dalam tawa
Aku melihatmu di sana
Menggandengku dalam sebuah pesta dansa
Dan lagi-lagi...
Kau suntingkan mawar untukku
Kali ini segar, cantik, dan wangi
Kau selipkan janji
Di antara rekah dan kelopaknya
Wangi seperti mawar itu

Pesta dansa pun usai
Mawar tetaplah mawar
Masih jua dalam genggamanku
Tak lagi wangi melainkan berubah jadi duri
Meninggalkan luka dalam genggaman

Langkah Membaca Cepat

Teknik membaca cepat sangat kita butuhkan ketika kita memepelajarai bahan yang ckup banyak, ga mungkin kita akan membaca semuanya. tentu kita membutuhkan upaya bagaimana bacaan itu dapat kita pahami dalam waktu sesingkat-singkatnyadengan tingkat pemahaman yang baik pula tentunya. Di sini kita perlu menerapkan teknik membaca cepat. Dalam berbagai teori membaca pun kita telah mengenal adanya berbagai macam langkah-langkah dan bentuk latihan membaca cepat antara lain sebagai berikut:

Sabtu, 02 April 2011

cerpenku

ANUGERAH TERINDAH
Oleh Tyas Sri Utami

Masih 5 manit lagi. Lama sekali rasanya menunggu lonceng berdentang dua kali. Hmm… inilah akhir detik-detik penantianku. Pulang. Aku ingin pulang. Ingin sekali aku berhambur keluar dari ruangan ini, mengakhiri perang teori di otakku. Muridku asyik mengerjakan tugas yang baru saja kuberikan. Nampaknya mereka begitu asyik menikmati dan mengaplikasikan segudang teori yang baru saja kusampaikan. Jujur, aku masih canggung dan belum terbiasa dengan dunia baruku ini. Aku lebih suka kehidupan yang agak longgar dari segala macam bentuk paraturan dan tata tertib. Yach… menjadi guru bahasa Indonesia, sebuah tantangan yang besar bagiku. Dalam pandangan orang tuaku, seorang guru adalah seseorang yang memang harus dapat “digugu lan ditiru”. Berat memang, tapi kuyakin bahwa aku dapat merealisasikan dan memberikan yang terbaik untuk ayah bunda.
Teng…….teng…….